Auckland “The City of Sails”

Auckland atau yang dikenal orang sebagai The City of Sails memang menakjubkan. Kota yang dulunya sebagai ibukota negara Selandia Baru namun sekarang dipindahkan ke Wellington, sekarang berubah menjadi kota kosmopolitan dengan penduduk kurang lebih 1.5 juta orang.

Auckland memiliki penduduk suku asli Maori terbanyak di Selandia Baru (New Zealand). Auckland dulu 20 tahun yang lalu belum memiliki Shopping Center ini sekarang telah berdiri megah Mal diantaranya Westfield dan Sylvia Park.

Kota Auckland sangat cantik, suhu udara saat musim dingin (Juni – Agustus) berkisar di 3 derajat dan tertinggi 12 derajat. Namun di musim panas suhunya pas tidak panas seperti Jakarta namun tidak dingin, sekitar 25 derajat celcius.

Auckland kota yang sering hujan dan angin sehingga mengingatkan kita seperti di Bogor, penduduknya rata-rata ramah dan penolong. Namun hati-hati apabila anda mengendara mobil. Karena penduduk Selandia Baru dikenal sebagai supir ogah-ogahan. Ogah dalam menyupir yang kalem kadang serasa jalanan milik sendiri “santai eh mendadak tancap gas” belum lagi sering tabrakan tidak sengaja karena meleng, atau bahkan lagi nelpon..hadeeeuuhh kirain nih negara kalem tak iye??

Tapi pejalan kaki tidak usah kuatir kalau hendak menyebrang jalan karena dimana-mana tersedia jalur khusus untuk menyebrang jalan dan mobil pasti berhenti kok hehehe..

Di Auckland banyak sekali orang yang memiliki kapal pribadi. Yacht, Boat, Ship seperti layaknya mobil pribadi. Mungkin itulah Auckland dikenal sebagai The City of Sails. Sering sekali perlombaan berlayar diadakan di kota ini. Bahkan pelayar muda wanita berasal dari Auckland.

Auckland memiliki banyak museum diantaranya Auckland War Memorial Museum dan Auckland Art Gallery. Taman yang luas pun bertebaran di sudut kota. Alangkah indah dan bersih udara kota ini. Walaupun kami harus berjalan kaki namun kami merasa tidak lelah karena menghirup udara bersih yang ternyata mahal harganya saat ini🙂

Auckland juga memiliki 55 perpustakaan umum dimana anggota hanya cukup mendaftar di salah satu perpustakaan tersebut namun dapat meminjam buku di 55 perpustakaan di kota ini. Sewa buku dan majalah pun gratis dengan jangka waktu sewa 28 hari. Untuk buku anak-anak dan majalah tidak dikenakan biaya denda apabila terlambat mengembalikan bukunya.

Auckland juga memiliki taman bunga atau yang dikenal dengan Auckland Botanical Garden. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Auckland juga terdapat Auckland Zoo, Kelly Tarltons Sea Life Aquarium dan masih banyak tempat hiburan yang menarik lainnya di kota ini.

Auckland memang menarik untuk dikunjungi. Mama akan membahas satu persatu di postingan selanjutnya mengenai tempat-tempat yang asyik dikunjungi. Bagi yang memiliki rencana untuk berwisata ke Auckland New Zealand silahkan tanya ke mama lewat komentar di postingan ini mudah-mudahan mama dapat membantu memberikan informasi yang dibutuhkan.

2 thoughts on “Auckland “The City of Sails”

  1. Hi Mama,

    Aku tertarik untuk pindah ke nz.. ijazah kita diterima ga ma disana?dan lapangan pekerjaan apa yg paling banyak dicari disana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s