A story of Mrs LKP and Mr RP

Barusan buka email eh kaget dapet email dari Auntie Oma from Rochester NY. Auntie Oma atau Mrs LKP (namanya di rahasiakan ya) itu sebenarnya adalah hostmom nya adik mama sewaktu ikutan liburan Summer Programnya EF ditahun 1995 (hadueehh jaman baheula).

Mrs LKP seorang wanita Amerika yang punya keturunan Irlandia terlahir di Amerika Serikat dan menikah dengan Mr RP seorang amerika keturunan Belanda (nah loh nyambung dikit deh ama orang Indo – darimana nyambungnya? entar di kalimat berikutnya).

Mrs LKP dan Mr RP punya dua anak: laki dan perempuan yang sekarang udah pada kerja. Nah dulu P family amat sangat baik dan ramah terhadap adik mama. Sampai sekarang keluarga kami pun bersahabat dengan mereka.

Tahun 2008  Mrs LKP dan Mr RP mampir ke Jakarta khusus untuk menghadiri acara pernikahan adikku. Wow kami senang sekali bertemu dengan mereka berdua. Ternyata Mrs LKP itu tinggi dan cantik sekali walaupun dulu di waktu tahun 90an Mrs LKP terlihat dari foto sedikit gemuk dan berambut pendek. Namun sekarang mungkin karena sudah tua jadi kurus tinggi langsing bak peragawati🙂

Sementara Mr RP keliatan belandanya tinggi besar gemuk sedikit hehehe..Nah disini mulai ada kesamaan antara Mr RP dan Indonesia. Jadi Neneknya Mr RP tuh dulu sering banget bikin nasi goreng lengkap dengan krupuk udangnya🙂 Walah padahal nenek nya Mr RP itu asli 100% nyonya belanda hehehe..

Jadi sewaktu Mr RP ke Jakarta makanan yang dicari pertama kali ya nasi goreng plus krupuk udang itu. Kita akhirnya mengajak mereka makan di restoran Indonesia yang terletak di daerah Menteng (mendadak mama lupa namanya apa ya?) dan begitu Mr RP liat krupuk udang langsung teriak “Krupuuukk” Haduuhhh jangan kenceng-kenceng atuh mister..

Tahun 2010 Mrs LKP dan Mr RP kembali bertandang ke Jakarta. Kali ini mama yang kebagian tugas mengajak mereka jalan-jalan keliling Jakarta. Mama ajak mereka ke museum Tekstil di KS Tubun dan kita ikutan belajar membuat batik. Whuaa Mrs LKP senang sekali..karena memang Mrs LKP lagi hobi mengkoleksi batik. Mrs LKP cerita dia mengumpulkan kain perca menyerupai batik lalu dibuatlah sebuah selimut atau yang dikenal dengan patchwork quilt.

Nah begitu mereka ke Jakarta Oktober 2010 yang lalu selain mengunjungi museum tekstil Mrs LKP langsung request minta ke JCC Thamrin City!! Alamaakkk seumur-umur mama belum pernah ke JCC tapi ya sudah lah demi mengantar tamu asing jadi mama pun beranjak pergi kesana diantar oleh tante mama namanya tante T.

Ternyata mengajak tante T ke JCC ada juga gunanya. Ya ampuunn ternyata JCC itu besar yak dan berlantai-lantai hehehe..Herannya Mrs LKP tuh kuat euy menyusuri kios per kios, lantai per lantai..alamaakkk..kaki mama saja sudah gempor..Mrs LKP masih bersemangat mampir kiri kanan depan belakang, pegang ini itu, foto ini itu, terus pencet-pencet kalkulator (oohh rupanya jago nawar juga dia)..

Sekitar 4 jam lebih kami berada di JCC dan akhirnya kembali ke mobil dengan membawa 5 kantong kresek besaarr..Whuaaa Mrs LKP boroong batik rek..Mrs LKP berjanji akan membuatkan sebuah karya patchwork cantik untuk mama dan oma (ibunya mama hehehe..)

Sehabis memborong puluhan lembar kain batik, Mrs LKP dan Mr RP mama ajak ke Grand Indonesia untuk makan siang disana. Mr RP yang giliran heboh keluar masuk toko SONY buat nyari memory card hehehe..katanya harganya ya kurang lebih sama deh sama di US. Mr RP juga sibuk foto-fotoin area yang cantik di Grand Indonesia seperti singing fountain yang nyanyi lagu New York New York🙂

Kegiatan terakhir dari Mrs LKP dan Mr RP di Jakarta adalah sebuah kejutan dari mama. Mama mengundang mereka berdua datang ke rumah Oma dan kami makan siang bersama. Kebetulan saat itu adalah hari Halloween nah berhubung krucil no 1 sudah ngerti yang namanya Halloween jadi nagih deh minta dibuatkan acara Halloween.

Sehabis makan siang bersama, Mama memberitahu kepada Mrs LKP dan Mr RP untuk naik keatas dan menunggu di ruang keluarga atas sementara mama menyiapkan kejutan spesialnya.

Setelah kejutan spesial siap, mama memberi kode untuk mereka turun kebawah..Mereka mama ajak duduk manis menghadap ke tangga setelah beberapa meja dan kursi dikosongkan dan menyisakan ruangan yang cukup lebar di depan meja makan tempat mereka duduk manis.

Mama menghidupkan cd musik daannn JRENG..Keluarlah penari betawi dari arah ruang tamu depan..Whuaaa semuaa pada kagett dan senaaanggg..Mama memang sengaja mengundang seorang penari betawi (perempuan) untuk menarikan sebuah tarian betawi yang kebetulan berjudul tari Selamat Datang.

Whuaaa Mrs LKP tidak bergeming menonton tarian tersebut dan Mr RP sibuk foto-foto dan merekam video..Benar-benar SURPRISE!!

Setelah acara tarian betawi usai, pesta Halloween dimulai dengan parade kostum para krucil. Krucil No 1 memakai kostum penyihir, krucil no 2 ikutan jadi baby witch, krucil no 3 (keponakan mama) jadi drakula cilik, adik mama jadi Drakula Beneran hahaha..

Acara tersebut menjadi acara terakhir dari pertemuan kami sekeluarga bersama Mrs LKP dan Mr RP di Jakarta. Keesokan harinya mereka pamit pulang dan kami pun saling berpelukan penuh haru berharap untuk dapat kembali bertemu segera..

Thank You soo much for your visit Auntie Oma and Uncle RP..Hope to see you guys again soon..

3 thoughts on “A story of Mrs LKP and Mr RP

  1. salam kenal mama sofya, saya baru berkunjung dapat suguhan perjalanan bersama rekan-rekan tamu asing. semoga mereka betah untuk kembali ke indonesia, lumayan borong batik kita kan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s